Rabu, 07 Maret 2012

Popok Cuci Ulang

Berdasarkan pengalaman saya dan anak sy (Ahmad). Ahmad menggunakan popok cuci ulang sejak bayi. Mulai toilet training umur 9 bulan. Umur 1 tahun bebas popok 75%. Umur 1,5 tahun bebas popok 100%.

Berikut review sy mengenai popok cuci ulang.
Popok cuci ulang memberikan banyak manfaat untuk kita dan bayi kita, antara lain:
1. Hemat
krn bisa dicuci ulang dan bisa dipakai hingga 2 tahun. Bandingkan dengan menggunakan popok sekali pakai (diapers) yang rata-rata penggunaannya dlm sehari 3-5 buah, harga perbuah Rp. 1.500-2.500. Berarti sehari kita mengeluarkan uang sebesar Rp. 4.500-7.500 atau Rp. 7.500-12.500. Kalau kita hitung dengan yg paling murah sehari Rp. 4.500, berarti sebulan Rp. 4.500x 30 = Rp. 135.000. Setahun Rp. 135.000 x 12 = Rp. 1.620.000. Berarti dua tahun = 3.240.000. Sedangkan popok cuci ulang yg dpt digunakan hingga 2 tahun kita hanya butuh 8-12 buah. Bila 1 buahnya Rp. 60.000 berarti hanya membutuhkan Rp. 480.000. Hemat khan...
2. Sehat krn bebas dari bahan kimia
3. Ramah lingkungan krn tdk menambah sampah
4. Mempercepat proses mandiri anak
orang tua bisa dgn mdh mengajarkan anaknya untuk 'toilet training' krn didesain dgn apik tanpa khawatir perekatnya rusak (bila menggunakan diapers, perekatnya biasanya tdk mau menempel lagi bila sdh dibuka berkali-kali)
5. Bayi tetap nyaman, krn menggunakan bahan kain katun yg berdaya serap tinggi sehingga permukaan popok tetap kering (tapi jgn bpikir popok bisa digunakan sepanjang hari seperti diapers, lagi pula penggunaan popok ataupun diapers seharian tanpa diganti/disalin sangat tidak baik untuk kesehatan anak).
6. Kotoran tidak tercecer, krn dilapisi bahan yg tdk menyebabkan pipis bayi 'tembus' ke luar (tetap ada batas maximalnya..).
7. Tetap trendy, krn skrg byk popok cuci ulang yg di desain untuk nyaman dipakai oleh anak dan juga nyaman dilihat..

Produk yang biasa Ahmad pakai adalah produk Be Nice Kids. Untuk yg mbutuhkan info produk tsb, terutama yg di wilayah Lampung, bisa kirim email ke susianggraini76@gmail.com atau haniasofia@yahoo.com

Atau kalau ada yg mau berbagi pengalaman mengenai 'dunia popok', monggo dikomentari..

Sabtu, 03 Maret 2012

Ahmad ngaji di TP..

Kemarin aku ajak Ahmad ke pasar, beli beberapa kebutuhan dapur. Usai membeli ikan dan sayuran, aku beranjak pulang dengan ahmad yang tertidur pulas digendonganku. Saat akan ke luar pasar aku melewati sebuah toko dan aku teringat sesuatu.. Aku ingat kalau mau membuatkannya lembaran 'flash card' untuk dia belajar membaca huruf hijjaiyah. Untuk itu, aku butuh iqro sebagai panduan. Akhirnya aku ke luar pasar dengan belanjaan dapur dan sebuah buku iqro.

Sore ini, tepatnya waktu maghrib.. Seperti biasa bila adzan terdengar, Ahmad mulai teriak-teriak 'ikut Bi, ikut ke majid..' 'Tunggu ya Bi, Amat pipi dulu'. 'Amat mau ngaji TP..' Aku bengong (mungkin maksudnya TPA, hi..hi). 'Mau ngaji di TPA, ya nak' tanyaku. 'Iya Mi, ngaji TP di majid cama kakak' jawabnya..

Akhirnya kulepas Ahmad dgn Iqro di tangannya berangkat ke masjid bersama abinya. Teriring doa, semoga Allah mudahkan anakku dalam proses belajarnya, semoga menjadi anak yang sholeh.. I love you, son..

wajah baru..

Assalamu'alaikum..

Wah.. dah lama banget gak utak-atik blogku. Mumpung ada waktu agak banyak, aku utak-atik dulu ah, sekalian belajar meng'up date' blog.. Wuih.. ternyata seru juga ya. Setelah klik sana sini, jadi dech. Ni dia wajah baru blogku.. Selamat menikmati..

Kamis, 31 Maret 2011

Sejak empat hari yang lalu Ahmad mulai proses belajar membaca dengan metode flash. Senang rasanya bisa mulai mengajarkan Ahmad membaca, terlebih lagi dengan kartu flash buatan sendiri (murah, meriah, menyenangkan..). Yap, lebih baik buatan sendiri (itu menurutku lho..) karena banyak keuntungannya. Selain biaya pembuatannya bisa menyesuaikan dgn isi kantong, juga bisa menyesuaikan dgn kata-kata yang kita inginkan.

Alhamdulillah, Ahmad menunjukkan respon yg positif tiap kali kartu flash ditunjukkan padanya. Aku mulai dgn kata-kata yg sdh sering diucapkannya spt: Allah, abi, ummi, mbah, kakak, mata, hidung, telinga, mulut, gigi, ayam, bebek, sapi, cicak, kucing, dst.

Untuk kartu flash aku gunakan kertas yg biasa digunakan utk menjilid, yg kupotong jadi 3 bagian. Selanjutnya kutulis 1 kata disetiap potong kertas menggunakan spidol warna merah. Rencananya setiap kartu akan aku laminating secara manual (lebih hemat :p). Bisa dibilang cara belajar dgn metode Glenn Dolmen tp dgn flashcard buatan sendiri..

Utk hslnya aku blm bisa cerita krn prosesnya aja baru mulai bbp hari yg lalu.. Insya Allah lain kesempatan aku sampaikan 'progress report'nya :p

Kamis, 09 Desember 2010

Jual lampin be nice kids

info untuk yang berdomisili di Bandarlampung dan sekitarnya: saya menjual celana sistem lampin Be Nice Kids. Untuk lebih jelasnya silahkan hubungi saya melalui email haniasofia@yahoo.com atau PM ke FB: susi anggraini basri